Home / BERITA UTAMA

Jumat, 4 Desember 2020 - 00:00 WIB

Pesan Ijeck di Tanjung Balai: Raih Empati Masyarakat untuk Besarkan Golkar

TANJUNGBALAIPASTI

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sumut, Musa Rajekshah menyampaikan, hasil pemilihan kepala daerah (Pilkada) pada 23 kabupaten/kota di Sumut, akan menentukan peta politik Golkar saat pesta demokrasi selanjutnya, mulai dari pemilihan gubernur, pemilihan legislatif hingga pemilihan presiden (Pilpres), pada tahun 2024 mendatang.

“Ketua Umum Partai Golkar menginstruksikan kepada Pengurus Golkar Sumut maupun DPD kabupaten/kota di daerah yang menyelenggarakan pilkada, supaya dapat memenangkan 60 persen dari kontestasi pilkada di Sumut. Namun, kita semua memastikan dapat memenangkan 70 persen saat pilkada, 9 Desember 2020,” ujar Musa Rajekshah saat melakukan konsolidasi Partai Golkar di Tanjung Balai, Kamis (3/12/2020) malam.

Dalam kunjungan itu, Musa Rajekshah didampingi pengurus Golkar Sumut, Fredi Sembiring, Zul Pahlawan, Pahala Sitorus, pimpinan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sumut dan lainnya. Rombongan Musa Rajekshah disambut Ketua DPD II Golkar Tanjung Balai sekaligus calon Wali Kota Tanjung Balai, Syahrial bersama calon Wakil Wali Kota Tanjung Balai, Waris.

Musa Rajekshah yang akrab dengan panggilan Ijeck menyampaikan, target kemenangan Golkar dalam pilkada di Sumut, sesuai dengan yang diinginkan DPP Golkar, dapat diraih dari pada 16 dari 23 kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada di Sumut. Namun, Golkar Sumut memastikan dapat memenangkan 17 daerah.

“Termasuk memastikan kemenangan pasangan Syahrial – Waris (Salwa) di Pilkada Tanjung Balai dan daerah lainnya. Meski dipastikan dapat menangkan pilkada, saya minta kepada seluruh pengurus DPD sampai di tingkat kecamatan, supaya tetap merapatkan barisan dalam memenangkan pasangan yang diusung Golkar, dan mengawasi jalannya pilkada,” kata Musa Rajekshah.

Musa Rajekshah mengharapkan, seluruh pengurus dan kader Golkar tidak berhenti dalam meraih empaty masyarakat setelah pesta demokrasi selesai dilaksanakan. Sebaliknya, masih banyak pekerjaan lebih besar yang harus dilaksanakan. Golkar harus terus melanjutkan kegiatan sosial dengan selalu berada di tengah masyarakat.

“Dengan meraih empaty masyarakat, maka Inshaallah, tidak ada yang sulit bagi Golkar untuk meraih kemenangan dalam pemilihan gubernur, pemilu legislatif hingga pemilihan presiden. Golkar tidak boleh hadir melaksanakan kegiatan sosial saat pilkada saja. Sebaliknya, Golkar harus hadir kapan saja membantu masyarakat,” sebutnya.(zt)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Golkar Peduli, Ketua DPD Golkar Sumut Bantu 14 KK Warga Korban Kebakaran di Nias

BERITA UTAMA

Dua Tahun Ijasah Tak Keluar, Asner jadi Harapan Baru Wali Murid SD Taman Asuhan

BERITA UTAMA

Asner Silalahi Mirip Gaya Hulman, Hefriansyah Noor hanya Pencitraan

BERITA UTAMA

Warga Penasaran “Dijejali” Lurah dengan Ikan Lele, Asner Silalahi Ngasi Solusi

BERITA UTAMA

Wakapolsek Helvetia Difitnah Gelapkan Mobil dan Pemerasan

BERITA UTAMA

Asner dan Kapolres Bantu Alwashliyah, Hefriansyah masih Berjanji

BERITA UTAMA

Asner Silalahi, Sang “Penakluk” Para Ketua (Bagian – 1)

BERITA UTAMA

Kampanye Kotak Kosong Mulai Didengungkan untuk Menyerang Asner – Susanti?